Odoo 20: Apa yang Baru untuk Bisnis Anda
Odoo 20 sudah rilis. Rangkuman perubahan di POS, inventori, keuangan, SDM, dan AI dalam bahasa bisnis, serta apa artinya bagi manajemen.
Odoo 20 dirilis pada 24 September 2026. Ini adalah bagian pertama dari seri Odoo 20 kami. Alih-alih mengulang daftar fitur, kami membandingkan langsung kode sumber Odoo 19 dan Odoo 20 Enterprise, lalu menanyakan satu hal untuk setiap perubahan: apa artinya bagi orang yang menjalankan bisnis?
Artikel ini memberi gambaran umum. Bagian lain dalam seri ini membahas tiap area lebih dalam (tautan ada di akhir artikel).
Gambaran besar: modul lebih sedikit, fitur bawaan lebih banyak
Hal pertama yang menonjol adalah penyatuan. Odoo 20 memiliki 1.574 modul, naik dari 1.476 di Odoo 19. Sekitar 150 nama modul hilang, tetapi banyak di antaranya tidak dihapus. Modul-modul itu dilebur ke dalam aplikasi utama.
Beberapa contoh:
- Batch transfer (menggabungkan beberapa pengambilan barang di gudang menjadi satu putaran) kini menjadi bagian dari Inventory, bukan add-on terpisah.
- Wishlist dan perbandingan produk di toko online kini bagian dari eCommerce.
- Lokasi kerja jarak jauh karyawan kini bagian dari aplikasi HR inti.
Bagi bisnis, artinya lebih sedikit yang perlu dipasang dan diatur, dan lebih jarang muncul kejutan "modul itu sudah diaktifkan belum, ya?". Saat upgrade, artinya modul yang hilang dari daftar belum tentu fitur yang hilang. Mitra implementasi Anda perlu memeriksa ke mana fitur itu pindah sebelum Anda merencanakan penggantinya.
Point of Sale: pembukuan yang terbaca seperti faktur
POS termasuk area yang paling banyak dirombak. Saat kasir menutup sesi, Odoo 20 kini mencatat penjualan dan retur sebagai faktur pelanggan dan nota kredit biasa, dengan penyelesaian terpisah untuk tiap metode pembayaran. Tim akuntansi bisa memeriksa pendapatan POS dengan cara yang sama seperti penjualan lainnya.
Restoran dan peritel juga mendapat tambahan praktis: penyajian hidangan per course, pemesanan mandiri dari ponsel pelanggan, dan khusus Indonesia, pembayaran QRIS di kios pemesanan mandiri. Selengkapnya di bagian 2: Point of Sale.
Inventori dan manufaktur: limbah lebih jelas, biaya lebih akurat
- Scrap kini menjadi pergerakan stok dengan alasan. Anda bisa menandai mengapa barang dibuang dan meminta sistem mengisi ulang stoknya. Limbah menjadi sesuatu yang bisa dianalisis.
- Bill of materials bisa memuat biaya tambahan per unit, seperti tenaga kerja, energi, atau kemasan, sehingga harga pokok produk tidak hanya berisi bahan baku.
- Pemakaian bahan diperiksa di setiap perintah produksi. Jika pemakaian lebih atau kurang dari rencana, tim mendapat peringatan untuk dikonfirmasi.
Detailnya di bagian 3: Inventori dan Manufaktur.
Keuangan dan pembelian: bagan akun yang bertingkat
Odoo 20 mengganti "account group" yang terpisah dengan hierarki akun yang sesungguhnya: akun bisa berada di bawah akun induk, sesuai cara tim keuangan biasanya memandang bagan akun. Ada jenis laporan baru, termasuk ringkasan eksekutif dan perbandingan antarperusahaan. Perbandingan penawaran alternatif dari pemasok kini punya tempat sendiri di Purchase. Lihat bagian 4: Akuntansi dan Pembelian.
SDM: satu daftar untuk cuti dan waktu kerja, mesin sidik jari langsung terhubung
Jenis cuti dan jenis entri kerja kini menjadi satu daftar berlabel "Time Types". Satu pengaturan menentukan cara cuti diajukan sekaligus cara cuti itu masuk ke penggajian. Odoo 20 juga menghubungkan mesin absensi biometrik (termasuk ZKTeco, merek yang banyak dipakai di kantor dan pabrik di Indonesia) tanpa add-on pihak ketiga. Lihat bagian 5: SDM dan Absensi.
AI: dari asisten menjadi agent, dan pintu untuk alat AI dari luar
Jumlah modul terkait AI naik dari 15 menjadi 51. Dua perkembangan paling penting bagi manajemen:
- AI agent bisa dipicu oleh aturan otomatisasi. Misalnya, "jika ini terjadi, biarkan AI agent menanganinya".
- Odoo 20 bisa berperan sebagai server MCP. MCP adalah standar terbuka yang memungkinkan asisten AI seperti ChatGPT atau Claude terhubung ke sistem bisnis. Odoo hanya membuka tindakan yang secara eksplisit disetujui administrator.
Apa artinya bagi kontrol dan risiko dibahas di bagian 6: AI Agent dan MCP.
Perubahan lain yang patut dicatat
- Field Service dibangun ulang di atas aplikasi Planning, dengan fitur peta dan lokasi. Perusahaan jasa mendapat penjadwalan dan penugasan teknisi dalam satu tempat.
- Dari CRM ke Project: peluang penjualan kini bisa langsung membuat proyek, dan ada laporan baru untuk margin proyek.
- Toko online: pengisian alamat otomatis, notifikasi saat stok tersedia kembali, dan tujuh tema website baru.
- Perangkat keras: beberapa perangkat, seperti timbangan serial, bisa terhubung langsung dari browser tanpa IoT box, dan label harga elektronik tidak lagi terbatas pada POS.
- Discuss: polling, transkripsi panggilan, dan sistem telepon (VoIP) lengkap.
Apa yang ada di balik layar, dan mengapa manajemen perlu peduli
Odoo 20 membutuhkan fondasi teknis yang lebih baru (versi Python dan database PostgreSQL yang lebih baru). Jika Odoo Anda di-hosting di server sendiri, upgrade bisa berarti server juga perlu di-upgrade. Integrasi dan modul kustom pun perlu diperhatikan: sebagian perubahan merusak secara terang-terangan, sebagian lagi merusak diam-diam. Kami membahasnya, termasuk pelajaran dari migrasi nyata untuk sebuah grup restoran di Indonesia, di bagian 7: Merencanakan Upgrade.
Perlukah upgrade sekarang?
Versi besar yang baru adalah saat yang tepat untuk meninjau, belum tentu untuk langsung pindah. Urutan yang masuk akal:
- Daftar area di mana Odoo 20 menyelesaikan masalah yang memang Anda hadapi (misalnya rekonsiliasi POS, pelacakan limbah, atau absensi).
- Inventarisasi kustomisasi dan integrasi Anda. Keduanya menentukan biaya dan risiko.
- Uji pada salinan database sebelum menetapkan tanggal go-live.
Ingin menilai apakah Odoo 20 layak untuk bisnis Anda? Lihat layanan kami atau hubungi tim Keyklik.
Seri Odoo 20
- Apa yang Baru untuk Bisnis Anda (artikel ini)
- Point of Sale untuk Restoran dan Ritel
- Inventori dan Manufaktur
- Akuntansi dan Pembelian
- SDM dan Absensi
- AI Agent dan MCP
- Merencanakan Upgrade
Catatan (DYOR — Do Your Own Research): Seri ini didasarkan pada perbandingan kode sumber Odoo 19 dan Odoo 20 Enterprise yang kami lakukan sendiri, bukan catatan rilis resmi Odoo. Nama fitur, tampilan, dan ketersediaannya bisa berbeda menurut edisi (Community/Enterprise), jenis hosting, dan pembaruan berikutnya. Selalu verifikasi ke dokumentasi dan catatan rilis resmi Odoo, dan diskusikan dengan mitra implementasi Anda sebelum memutuskan upgrade.